ÉVIAN-LES-BAINS, PRANCIS / EuroWire / – Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan bertemu dengan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi pada hari Rabu di sela-sela KTT G7 di Évian-les-Bains, Prancis. Pembicaraan tersebut berfokus pada hubungan UEA-Mesir, stabilitas regional, dan kerja sama internasional. Pertemuan tersebut berlangsung selama KTT G7 ke-52, yang diadakan dari tanggal 15 hingga 17 Juni di bawah kepresidenan Prancis.

Sheikh Mohamed dan El-Sisi meninjau hubungan bilateral dan membahas cara-cara untuk memperkuat kerja sama di berbagai sektor. Kedua pemimpin juga membahas dukungan untuk prioritas pembangunan kedua negara. Pertemuan mereka menambahkan jalur UEA-Mesir ke diplomasi KTT yang lebih luas di Prancis, di mana negara-negara mitra yang diundang bergabung dengan anggota G7 untuk membahas isu-isu global dan regional.
Para pemimpin bertukar pandangan mengenai isu-isu yang menjadi kepentingan bersama, termasuk perkembangan di Timur Tengah. Mereka membahas upaya untuk meningkatkan stabilitas regional dan peran koordinasi internasional dalam mengatasi tantangan bersama. Pembicaraan juga mencakup agenda G7, termasuk kerja sama yang terkait dengan pertumbuhan ekonomi, respons krisis, energi, perdagangan, dan rantai pasokan.
Stabilitas regional menjadi fokus utama.
KTT G7 mempertemukan para pemimpin Kanada , Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris Raya, dan Amerika Serikat. Uni Eropa juga menghadiri KTT tersebut. Prancis mengundang beberapa negara mitra untuk berpartisipasi dalam diskusi tertentu, termasuk Uni Emirat Arab, Mesir, Qatar, India, dan Ukraina, menurut informasi publik KTT tersebut.
Pada hari Selasa, El-Sisi ikut serta dalam sesi G7 tentang krisis dan stabilitas di Timur Tengah. Sesi tersebut dihadiri oleh para pemimpin G7, Sheikh Mohamed, Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, presiden Dewan Eropa, dan presiden Komisi Eropa. Kepresidenan Mesir mengatakan El-Sisi menyampaikan posisi Mesir mengenai perkembangan regional selama sesi tersebut.
Agenda G7 menjadi kerangka pembicaraan.
Agenda KTT mencakup pertumbuhan ekonomi global, krisis geopolitik, perdagangan, energi, rantai pasokan, pembangunan berkelanjutan, isu-isu digital, dan kecerdasan buatan. Presiden UEA menghadiri KTT atas undangan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Mesir bergabung sebagai negara mitra undangan. Para pejabat Mesir mengatakan KTT 2026 menandai partisipasi G7 kedua Mesir setelah KTT 2019 di Biarritz.
Pertemuan UEA-Mesir berlangsung di tengah serangkaian kontak tingkat pemimpin di Évian-les-Bains. Kedua negara telah menggunakan forum KTT ini untuk membahas isu-isu bilateral dan regional. Pembicaraan pada hari Rabu tetap fokus pada kerja sama antara Abu Dhabi dan Kairo, stabilitas Timur Tengah, dan peran dialog multilateral dalam mengatasi tekanan ekonomi dan keamanan.
Artikel berjudul "Presiden UEA dan Mesir membahas hubungan di KTT G7" pertama kali muncul di Arabian Observer .
