ABU DHABI, UEA / MENA Newswire / – Etihad Airways menandai 20 tahun penerbangan ke Prancis, menelusuri awal rute tersebut ke layanan pertama Abu Dhabi ke Paris pada Juni 2006. Maskapai tersebut mengatakan layanan dimulai dengan enam penerbangan seminggu. Pada saat itu, Etihad telah beroperasi kurang dari tiga tahun. Jaringan penerbangannya saat itu mencakup sekitar 34 destinasi. Armadanya berjumlah 17 pesawat.

Etihad kini menghubungkan Abu Dhabi dan Paris dengan hingga tiga penerbangan harian. Maskapai tersebut mengatakan jaringan penerbangannya di Prancis kini mencakup dua kota. Ini termasuk penerbangan musiman musim panas ke dan dari Nice di French Riviera. Penambahan layanan Nice memberi maskapai ini titik penghubung kedua di Prancis selama periode perjalanan musim panas. Paris tetap menjadi penghubung utama sepanjang tahun antara ibu kota UEA dan Prancis.
Perayaan ulang tahun ini mencerminkan pertumbuhan di seluruh jaringan Etihad yang lebih luas. Maskapai ini mengatakan bahwa sekarang mereka terbang ke 118 destinasi di Timur Tengah, Eropa, Afrika, Asia, Amerika, dan Australia. Maskapai ini mengoperasikan armada sebanyak 124 pesawat. Prancis tetap menjadi bagian dari jaringan Eropa mereka. Rute Paris menghubungkan para pelancong dengan Abu Dhabi dan dengan penerbangan lanjutan di seluruh sistem global maskapai ini.
Hubungan dengan Prancis semakin meluas
Etihad Airways menyatakan bahwa Abu Dhabi tetap menjadi pusat layanan ke Prancis. Kota ini berfungsi sebagai basis utama dan hub utama maskapai tersebut. Maskapai ini mempromosikan Abu Dhabi sebagai tujuan dan titik transit. Wisatawan Prancis yang menggunakan rute ini dapat terhubung ke destinasi wisata termasuk Bali, Phuket, Maladewa, Bangkok , Kuala Lumpur, dan Seychelles.
Maskapai ini juga mengaitkan perayaan ulang tahun tersebut dengan penawaran kunjungan ke Abu Dhabi. Tamu internasional yang memenuhi syarat yang terbang ke Abu Dhabi dengan Etihad menerima asuransi perjalanan medis gratis. Perlindungan berlaku hingga 15 hari di UEA dari Juli hingga Desember 2026, dengan syarat dan ketentuan berlaku. Maskapai ini juga menawarkan program singgah di Abu Dhabi dengan hingga dua malam menginap gratis di hotel untuk pelancong yang memenuhi syarat.
Layanan di Paris berkembang
Etihad terus menambah kapasitas di Eropa, termasuk peningkatan frekuensi pada rute-rute tertentu dan destinasi baru dalam jaringan yang lebih luas. Maskapai tersebut mengatakan jadwal penerbangan ke Paris saat ini mencapai hingga tiga penerbangan setiap hari. Angka tersebut menandai peningkatan besar dari enam penerbangan mingguan pada tahun 2006. Pencapaian di Prancis ini terjadi bersamaan dengan laporan maskapai tentang jaringan rute jarak jauh dan regional yang lebih luas.
Perayaan 20 tahun ini menandai perkembangan jalur penerbangan langsung antara Abu Dhabi dan Prancis. Layanan ini dimulai sebagai satu rute ke Paris dan sekarang mencakup akses musiman ke Nice. Etihad mengatakan penerbangan antara Paris dan Abu Dhabi tetap tersedia untuk dipesan melalui saluran penjualannya. Maskapai ini terus memposisikan rute tersebut dalam jaringannya yang menghubungkan Prancis dengan UEA dan tujuan selanjutnya.
Artikel berjudul "Etihad memperdalam hubungan penerbangan UEA-Prancis setelah 20 tahun" pertama kali muncul di Gulf Daily Report .
