ATKA, ALASKA / RankWire.AI / – Gempa bumi berkek magnitude 5,0 melanda tenggara Atka di Kepulauan Aleutian, Alaska, pada Sabtu malam. Pusat Gempa Alaska mencatat gempa tersebut pada pukul 19:36 Waktu Musim Panas Alaska pada tanggal 8 Agustus. Itu bertepatan dengan pukul 03:36 UTC pada tanggal 9 Agustus. Pusat gempa berada sekitar 48 mil, atau 77 kilometer, di tenggara Atka. Para seismolog memperkirakan kedalaman gempa sekitar 10,6 mil, atau 17 kilometer.

Peristiwa yang ditinjau terjadi pada koordinat 51,8286 derajat lintang utara dan 173,2496 derajat bujur barat. Seismolog mengklasifikasikan magnitudo gempa tersebut sebagai magnitudo lokal 5,0. Gempa bumi terjadi di bagian terpencil Kepulauan Aleutian, jauh dari pusat populasi terbesar Alaska. Atka terletak di Pulau Atka di bagian barat negara bagian tersebut. Komunitas ini berada di wilayah yang sering dilanda gempa bumi karena adanya gaya tektonik besar di bawah Pasifik Utara.
Lokasi gempa yang tercatat juga menempatkannya 48 mil barat daya Pulau Seguam. Lokasinya sekitar 64 mil barat daya Selat Amukta dan 74 mil timur Gunung Sergief. Titik geografis terdekat lainnya termasuk Pulau Koniuji, Pulau Kasatochi, dan Pulau Great Sitkin. Catatan seismik menunjukkan peristiwa yang relatif dangkal dibandingkan dengan gempa bumi yang lebih dalam yang juga terjadi di bawah Kepulauan Aleutian. Data yang ditinjau memberikan pengukuran utama untuk gempa Alaska berkek magnitude 5,0.
Wilayah Aleutian tetap sangat aktif.
Busur Aleutian membentuk salah satu zona gempa paling aktif di Alaska. Lempeng Pasifik bergerak di bawah Lempeng Amerika Utara di sepanjang batas yang panjang ini. Para ilmuwan menyebut proses itu sebagai subduksi. Proses ini menghasilkan gempa bumi pada kedalaman yang berbeda di seluruh wilayah dan berkontribusi pada tingkat aktivitas seismik Alaska yang tinggi. Kepulauan Aleutian mengalami ribuan gempa bumi setiap tahunnya. Jaringan pemantauan di seluruh negara bagian melacak peristiwa-peristiwa ini dan memberikan informasi terbaru tentang lokasi, magnitudo, dan kedalaman setelah para ilmuwan meninjau data seismik yang masuk.
Alaska telah mengalami beberapa gempa bumi terkuat yang tercatat dalam sejarah modern. Wilayah Aleutian juga telah menghasilkan beberapa gempa bumi besar sejak tahun 1900. Termasuk di antaranya adalah gempa berkek magnitude 8,6 di Kepulauan Andreanof pada tahun 1957. Gempa berkek magnitude 8,7 melanda Kepulauan Rat pada tahun 1965. Gempa bumi besar juga terjadi di Kepulauan Andreanof pada tahun 1986 dan 1996. Peristiwa-peristiwa bersejarah tersebut mencerminkan aktivitas seismik yang berkelanjutan di sepanjang batas lempeng yang membentang di bawah rantai Aleutian.
Pemantauan terus berlanjut di seluruh Alaska.
Gempa bumi di Kepulauan Aleutian dapat berasal dari beberapa kondisi geologis. Beberapa terjadi di sepanjang batas utama tempat lempeng Pasifik dan Amerika Utara bertemu. Lainnya berkembang lebih dalam di dalam Lempeng Pasifik yang sedang turun. Gempa bumi dangkal juga dapat terjadi di dalam kerak lempeng yang berada di atasnya. Survei Geologi AS (US Geological Survey) memelihara informasi gempa bumi nasional bersama dengan jaringan seismik regional. Sistem ini membantu para ilmuwan meninjau pengukuran gempa bumi dan menyediakan informasi standar tentang peristiwa di seluruh Alaska dan bagian lain Amerika Serikat.
Gempa bumi berkekuatan 5,0 skala Richter terbaru ini menambah aktivitas seismik reguler yang tercatat di sekitar Kepulauan Aleutian. Pusat Gempa Alaska mengoperasikan jaringan di seluruh negara bagian yang memantau pergerakan tanah akibat gempa bumi dan peristiwa seismik lainnya. Catatan yang ditinjau mengkonfirmasi peristiwa tanggal 8 Agustus waktu setempat di tenggara Atka pada kedalaman 17 kilometer. Pusat tersebut juga memantau gempa bumi di daerah terpencil di mana pusat-pusat populasi terpisah jauh. Cakupan tersebut memungkinkan para spesialis untuk menemukan dan menilai gempa bumi di seluruh wilayah seismik Alaska yang luas dan sangat aktif.
Artikel berjudul " Gempa bumi Alaska berkek强度 5,0 melanda tenggara Atka" pertama kali muncul di Arabian Observer: Amati lebih banyak. Pahami Arabia.
